Tutorial Lengkap Konfigurasi Dasar MikroTik via Winbox
Persiapan: Berikut adalah tutorial lengkap langkah demi langkah untuk mengonfigurasi router MikroTik menggunakan Winbox. Topologi ini sangat ideal untuk modul praktik jaringan komputer. Sebelum memulai, pastikan Ether 1 pada router sudah terhubung ke sumber internet (modem/ISP) menggunakan kabel LAN, dan laptop Anda terhubung ke router untuk membuka Winbox.
Langkah pertama adalah memastikan router dalam keadaan bersih dari konfigurasi bawaan agar tidak ada pengaturan yang bentrok.
- Buka aplikasi Winbox dan login ke router menggunakan MAC Address.
- Klik menu System > Reset Configuration.
- Centang opsi No Default Configuration dan Do Not Backup.
- Klik tombol Reset Configuration dan konfirmasi dengan Yes.
- Router akan reboot (menyala ulang). Tunggu sekitar 1-2 menit, lalu login kembali ke Winbox.
Langkah ini sangat penting dalam ujian atau praktik agar identitas router Anda jelas dan tidak tertukar dengan perangkat lain.
- Masuk ke menu System > Identity.
- Pada kolom Identity, hapus nama bawaan (MikroTik) lalu ketikkan Nama Siswa (atau sesuai petunjuk ujian).
- Klik Apply, lalu OK.
- Perhatikan pojok kiri atas jendela Winbox, namanya kini telah berubah.
Langkah ini bertujuan agar router mendapatkan akses internet secara otomatis dari modem/ISP.
- Masuk ke menu IP > DHCP Client.
- Klik ikon tambah (+).
- Pada kolom Interface, pilih ether1.
- Pastikan Use Peer DNS dan Use Peer NTP dicentang.
- Klik Apply, lalu OK.
- Periksa statusnya, pastikan sudah bertuliskan bound.
Buat alamat jaringan lokal (Gateway) untuk masing-masing port yang mengarah ke client.
- Masuk ke menu IP > Addresses.
- Klik ikon tambah (+) dan masukkan IP untuk ether2:
- Address: 192.168.20.1/24
- Interface: ether2
- Klik Apply lalu OK.
- Ulangi langkah di atas untuk port lainnya dengan segmen IP yang berbeda:
- ether3: 192.168.30.1/24
- ether4: 192.168.40.1/24
- ether5: 192.168.50.1/24
NAT berfungsi untuk menjembatani dan membagikan koneksi internet dari Ether 1 ke seluruh port lokal.
- Masuk ke menu IP > Firewall.
- Pilih tab NAT, lalu klik ikon tambah (+).
- Pada tab General:
- Chain: pilih srcnat
- Out. Interface: pilih ether1
- Pindah ke tab Action:
- Action: pilih masquerade
- Klik Apply, lalu OK.
Aktifkan DHCP Server agar perangkat client mendapatkan IP secara otomatis.
- Masuk ke menu IP > DHCP Server.
- Klik tombol DHCP Setup (penting: jangan gunakan ikon +).
- Pada DHCP Server Interface, pilih ether2, lalu klik Next.
- Klik Next terus hingga selesai dan muncul notifikasi Setup has completed successfully.
- Ulangi langkah klik DHCP Setup ini untuk ether3, ether4, dan ether5.
Pastikan konfigurasi berjalan dengan baik dan laptop mendapatkan akses internet.
- Hubungkan kabel LAN dari laptop Anda ke Port 2 (Ether 2) pada router.
- Pastikan pengaturan jaringan di laptop Anda diatur ke Obtain an IP address automatically (DHCP).
- Buka Command Prompt (CMD) di laptop.
- Ketikkan perintah ipconfig untuk memastikan laptop mendapatkan IP (misal 192.168.20.X).
- Lakukan tes koneksi dengan mengetik: ping 8.8.8.8 atau ping google.com.
- Jika muncul Reply from..., berarti konfigurasi telah berhasil! Anda bisa menguji port 3, 4, dan 5 dengan cara yang sama.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar